Apa perbedaan antara energi surya dan pembangkit listrik fotovoltaik?

Tenaga suryaPembangkit listrik tenaga surya dan pembangkit listrik fotovoltaik adalah dua metode pembangkitan energi listrik yang paling populer di masyarakat modern. Banyak orang mungkin bingung dan mengira keduanya sama. Padahal, keduanya adalah dua metode pembangkitan energi dengan karakteristik yang berbeda. Hari ini, saya akan menjelaskan perbedaannya.

 1c815ab1d7c04bf2b3a744226e1a07eb

Pertama: Definisi

Pembangkit listrik tenaga surya mengacu pada penggunaan energi matahari untuk mengubah radiasi matahari menjadi listrik, melalui inverter dan peralatan lainnya yang menghasilkan daya AC, dengan menggunakan teknologi termasuk pemanfaatan energi termal dan pemanfaatan energi cahaya. Tenaga surya adalah salah satu sumber energi terbarukan yang paling matang, dan tidak menghasilkan polutan serta tidak berbahaya bagi lingkungan.

Pembangkit listrik fotovoltaik mengacu pada proses konversitenaga suryaEnergi radiasi diubah langsung menjadi energi listrik dengan memanfaatkan perubahan sifat muatan energi matahari. Untuk mengubah cahaya ini menjadi listrik, panel fotovoltaik perlu ditempatkan dalam sistem pembangkit listrik fotovoltaik. Panel fotovoltaik terbuat dari bahan semikonduktor yang dapat langsung mengubah energi matahari menjadi listrik, seperti silikon, galium, dan arsenik.

panel surya

Kedua: Perangkat

Energi surya biasanya dihasilkan dengan memasang kolektor, inverter, dan perangkat lain di tanah atau atap, dan mengubah energi yang dikumpulkan menjadi energi listrik yang dialirkan ke sistem jaringan listrik. Kolektor ini umumnya terbuat dari bahan reflektif yang diberi perlakuan khusus, yang dapat mengubah energi radiasi matahari menjadi energi panas, dan kemudian mengubahnya menjadi energi listrik melalui kerja termomekanik.

Pembangkit listrik fotovoltaik biasanya perlu ditempatkan di atap atau tanah rumah, garasi, pabrik, dan tempat lainnya. Sistem pembangkit listrik fotovoltaik juga membutuhkan peralatan seperti inverter untuk mengubah energi yang dikumpulkan menjadi listrik dan menyalurkannya ke jaringan listrik.

Nomor tiga: Efisiensi

Berkaitan dengan efisiensi, pembangkit listrik fotovoltaik memiliki beberapa keunggulan. Pertama, panel fotovoltaik mudah dipasang, memiliki jejak lahan yang kecil, dan dapat diproduksi secara massal serta digunakan di lokasi fotovoltaik yang besar. Kedua, efisiensi konversi panel fotovoltaik semakin tinggi, dan banyak perusahaan sedang meningkatkan teknologi yang ada untuk meningkatkan efisiensi konversi.

Energi surya biayanya lebih murah daripadatenaga fotovoltaikKarena teknologi ini membutuhkan perawatan yang lebih sedikit dan biaya kolektornya lebih rendah. Namun, tenaga surya tidak seefisien tenaga fotovoltaik, dan teknologi ini membutuhkan ruang yang lebih besar untuk menampung peralatannya.

panel surya2

Keempat: Lingkup penerapan

Baik itu tenaga surya atau pembangkit listrik fotovoltaik, cara penggunaannya sangat fleksibel. Menurut penelitian, pembangkit listrik fotovoltaik paling cocok digunakan di tempat-tempat dengan kondisi naungan yang baik, dan tidak cocok dipasang di tempat-tempat yang teduh. Tenaga surya, di sisi lain, lebih cocok digunakan di area yang lebih terbuka karena tidak membutuhkan banyak naungan atau pelindung.

Kesimpulannya, kita dapat melihat bahwa pembangkit listrik tenaga surya dan pembangkit listrik fotovoltaik merupakan salah satu metode pembangkit listrik ramah lingkungan saat ini, dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Apa pun metode pembangkit listriknya, kita harus bekerja lebih keras untuk menggunakannya dan memberikan kontribusi kita sendiri bagi lingkungan.


Waktu posting: 06-Des-2023